
GOBANNEWSINDONESIA.COM – Menaker Sebut Pentingnya Pekerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan produktivitas tinggi memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas perusahaan, yang pada akhirnya dapat menjadi salah satu faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi negara. Dalam berbagai kesempatan, Menaker Yassierli menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan tidak terlepas dari adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor tenaga kerja, terutama di tengah era digital dan globalisasi yang semakin pesat.
Keterampilan dan Produktivitas: Kunci Peningkatan Daya Saing
Menurut Menaker Yassierli, peningkatan keterampilan dan produktivitas tenaga kerja adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Dalam dunia usaha yang semakin kompetitif, keterampilan yang relevan dan produktivitas tinggi akan menentukan daya saing suatu perusahaan. Perusahaan yang memiliki tenaga kerja dengan keterampilan yang mumpuni akan mampu menghasilkan produk atau layanan yang lebih berkualitas, efisien, dan inovatif, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
“Tenaga kerja yang terampil dan produktif dapat mendorong perusahaan untuk berkembang lebih pesat. Dengan demikian, mereka tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan, tetapi juga berperan besar dalam mendongkrak perekonomian nasional,” ujar Menaker Yassierli.
Keterampilan: Landasan untuk Meningkatkan Produktivitas
Menaker Yassierli menekankan bahwa keterampilan yang tinggi sangat berhubungan langsung dengan produktivitas kerja. Pekerja yang terampil mampu menyelesaikan tugas lebih cepat, mengurangi kesalahan, dan menghasilkan kualitas kerja yang lebih baik. Oleh karena itu, salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja adalah melalui berbagai program pelatihan dan pendidikan vokasi.
Pendidikan dan pelatihan vokasi dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja yang semakin berorientasi pada keterampilan teknis dan adaptasi terhadap teknologi terbaru. Dengan keterampilan yang terus berkembang, pekerja akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tuntutan pasar yang dinamis.
Produktivitas Tinggi Menjadi Pemacu Pembangunan Ekonomi
Peningkatan produktivitas tenaga kerja di tingkat perusahaan memiliki dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi suatu negara. Perusahaan yang lebih produktif cenderung dapat menghasilkan barang dan jasa dengan biaya yang lebih rendah dan kualitas yang lebih tinggi. Hal ini akan meningkatkan daya saing produk di pasar domestik maupun global, yang pada gilirannya dapat memperluas pasar, meningkatkan ekspor, dan menciptakan lapangan kerja baru.
Selain itu, tenaga kerja yang produktif dapat berkontribusi pada peningkatan upah dan kesejahteraan, sehingga mendorong peningkatan konsumsi domestik. Konsumsi domestik yang meningkat akan menciptakan siklus positif yang mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.
Sinergi Antara Pemerintah, Pengusaha, dan Pekerja
Untuk mewujudkan peningkatan keterampilan dan produktivitas yang tinggi, Menaker Yassierli mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama. Pemerintah, pengusaha, dan pekerja harus saling bersinergi untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi peningkatan kualitas tenaga kerja dan kinerja perusahaan.
Pemerintah berperan dalam menyediakan kebijakan yang mendukung program pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Pengusaha juga perlu berinvestasi dalam pengembangan keterampilan karyawan melalui pelatihan berkelanjutan dan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi operasional. Sementara itu, pekerja diharapkan dapat terus mengembangkan diri untuk meningkatkan kualitas kerja dan kontribusinya dalam pencapaian tujuan perusahaan.
Menaker Yassierli: Meningkatkan Keterampilan Sebagai Strategi Jangka Panjang
Menaker Yassierli juga menambahkan bahwa peningkatan keterampilan bukan hanya masalah jangka pendek, tetapi merupakan strategi jangka panjang untuk memajukan ekonomi Indonesia. Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan revolusi industri 4.0, keterampilan yang relevan dan produktivitas tinggi akan menjadi kunci bagi tenaga kerja Indonesia agar tetap kompetitif di pasar global.
“Upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi dan keterampilan akan terus dilakukan untuk memastikan tenaga kerja Indonesia siap menghadapi perubahan zaman dan menjadi pendorong utama dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Menaker Yassierli.
Kesimpulan
Keterampilan dan produktivitas yang tinggi merupakan dua faktor yang tidak terpisahkan dalam mendukung keberhasilan perusahaan dan perekonomian nasional. Pekerja yang terampil dan produktif dapat meningkatkan kinerja perusahaan, menciptakan nilai tambah, dan memacu pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi adalah salah satu langkah penting yang harus terus didorong oleh pemerintah, pengusaha, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan inklusif.
Tinggalkan Balasan